KUNJUNGAN MAHASISWA INTAN KE LEMBAGA JANTRA MAS SEJAHTERA JAMTRA

2020-05-30 12:12:05

Sabtu (30/11/2019) Mahasiswa pada mata kuliah sutera alam dan lebah madu Fakultas Kehutanan Institut Pertanian (INTAN) Yogyakarta melaksanakan kunjungan ke lembaga Jantra Mas Sejahtera (JAMTRA) Dusun Pereng, Sendangsari, Pengasih, Kulonprogo untuk belajar mengenai budidaya dan pengolahan ulat sutera liar jenis ulat sutera daun singkong (Samia Cynthia Ricini). Kunjungan ini diikuti oleh dosen pengampu mata kuliah sutera alam dan lebah madu ibu Fransisca Meyla Aryawati, S.P, M.P dan bapak Ir. Nyuwito, M.P  serta 8 mahasiswa Fakultas Kehutanan yang mengambil mata kuliah tersebut. Adapun yang diamati dan dipelajari dari lembaga JAMTRA ini adalah bagaimana alur perkembiakannya mulai dari fase perkawinan hingga menghasilkan kokon yang bisa dijadikan sebagai bahan untuk pembuatan benang sutera, alat dan bahan yang digunakan dalam budidaya, serta kebutuhan pakan apa saja yang harus dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan pakan ulat sutera tersebut. Tidak hanya mengamati dan mempelajari cara perkembangbiakan dari budidaya ulat sutera liar, akan tetapi dosen dan mahasiswa juga diperlihatkan sekaligus diajak langsung bagaimana cara memintal benang sutera dari kokon yang dihasilkan oleh ulat sutera liar dengan menggunakan mesin sederhana yang ada di lembaga JAMTRA.

Kegiatan ini merupakan kunjungan perdana antara Fakultas Kehutanan dengan lembaga JAMTRA. Rencananya setelah kunjungan ini usai, Fakultas Kehutanan dengan lembaga JAMTRA akan melakukan kerjasama dalam budidaya ulat sutera liar yang akan dilakukan di kampus oleh mahasiswa yang mengambil mata kuliah sutera alam dan lebah madu.

“Budidaya ulat sutera liar jenis ulat sutera daun singkong (samia cynthia ricini) terbilang cukup mudah, dikarenakan untuk memenuhi kebutuhan pakannya cukup dengan daun-daunan tanaman yang mudah kita tanam dipekarangan rumah kita yaitu daun jarak kepyar (Ricinus communis L.) dan Ketela karet/tahun (Manihot glaziovii M.A.) dan Kualitasnya tak kalah dengan ulat sutra murbei (Bombyx mori). Hanya warna kain yang dihasilkan lebih kalem dan cenderung doff,” ungkap Managing Director JAMTRA, Yunianto H. Nugroho.

Kegiatan kunjungan ini diakhiri dengan mengunjungi rumah pewarnaan alami Anugrah Batik di Dusun Gegulu, Lendah, Kulonprogo. Di sini dosen dan mahasiswa diperlihatkan bahan-bahan alami yang digunakan untuk pewarnan alami kain sutera, bahan-bahan tersebut antara lain adalah daun indigo, kulit kayu tingi, buah jolawe dan beberapa bahan alami lainnya dan cara memberikan perlakuan pewarnaan ke kain sutera. (Arum Syarifatun Hidayah)

Copyright 2018 © Institut Pertanian Intan Yogyakarta. All rights reserved - Konekthing