Kunjungan Fakultas Kehutanan Institut Pertanian INTAN Yogyakarta di Hutan Mangrove Baros Kabupaten Bantul

2020-05-30 12:13:42

Minggu (13/10/2019), Fakultas Kehutanan Institut Pertanian (INTAN) Yogyakarta melaksanakan kunjungan ke Muara Sungai Opak (Hutan Mangrove) Dusun Baros, Desa Tirtohargo, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul untuk mengetahui permasalahan dalam pengelolaan mangrove. Kunjungan ini diikuti oleh Dosen Fakultas Kehutanan serta 46 mahasiswa Fakultas Kehutanan yang mengambil mata kuliah pengelolaan mangrove. Tak hanya itu saja dalam kunjungan ini mahasiswa dibagi dalam lima tim untuk mengamati pengelolaan mangrove. Adapun yang diamati dari tempat pembibitan, tempat penanaman, zonasi spesies mangrove, flora selain mangrove yang dapat hidup, hingga fauna yang ada di Hutan Mangrove Baros.

Kegiatan ini merupakan kunjungan perdana antara Fakultas Kehutanan dengan Pengelola Mangrove Baros atau sering disebut Kelompok Pemuda Pemudi Baros (KP2B). Rencananya setelah kunjungan ini usai, Fakultas Kehutanan dengan pengelola mangrove akan melakukan kerjasama dalam mengelola hutan mangrove. Faktutas Kehutanan Institut Pertanian (INTAN) Yogyakarta juga akan mengawal penetapan Kawasan Ekosistem Esensial yang sudah diajukan Pengelola Mangrove Baros ke Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Yogyakarta.

?Hutan Mangrove Baros merupakan kawasan hilir DAS Opak yang memiliki panjang 65 km. Disana merupakan habitat untuk fauna muara sungai opak, yang perlu dilestarikan.” jelas Kelompok Pemuda Pemudi Baros (KP2B)

Kelompok Pemuda Pemudi Baros (KP2B) juga menjelaskan bahwa Mangrove Baros memiliki masalah utama yaitu sampah kiriman dari hulu dan tengah DAS Opak. Adanya sampah kiriman menyebabkan beberapa mangrove mati. Adapun langkah yang dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah mengambil sampah kemudian dibuang ke TPA Piyungan.

Kegiatan ini diakhiri pada sesi sarasehan antara Fakultas Kehutanan dengan Pengelola Mangrove Baros yang membahas mengenai permasalahan dalam pengelolaan mangrove dan solusi dalam permasalahan tersebut. ?Kunjungan ini sebagai titik awal kerjasama antara Fakultas Kehutanan dengan Kelompok Pemuda Pemudi Baros (KP2B) dalam pengelolaan hutan mangrove yang lestari, yaitu dengan memperhatikan kondisi lingkungan dan karakteristik Mangrove Baros.? tutup Gudiwidayanto. (GM_Vera Wahmawati)

Copyright 2018 © Institut Pertanian Intan Yogyakarta. All rights reserved - Konekthing